THE KINGDOM OF GOD


Pdt. Rubin Ong

Matius 4:17,23,24 “ Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat! Yesus pun berkeliling di seluruh Galilea; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Allah serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan di antara bangsa itu. Maka tersiarlah berita tentang Dia di seluruh Siria dan dibawalah kepada-Nya semua orang yang buruk keadaannya, yang menderita pelbagai penyakit dan sengsara, yang kerasukan, yang sakit ayan dan yang lumpuh, lalu Yesus menyembuhkan mereka.” 


Kuasa itu datang dari apa yang kita yakini, dan kekristenan itu bukan agama melainkan gaya hidup kerajaan Allah. Kerajaan Allah itu bukan apa yang kita masuki, tetapi Kerajaan Allah itu ada tidak dalam hidup kita? (Luk. 17:20-21). Orang yang ada dalam kerajaan Allah salah satunya ciri adalah menjadi seperti anak kecil dan rendah hati (Mat. 18:1-5, Kis. Rasul 1:3-4). Anak kecil itu polos, apa adanya, tidak aneh-aneh, begitu juga orang yang hidup dalam kerajaan Allah harus ada ciri tersebut. Mat. 18:1-5 “Pada waktu itu datanglah murid-murid itu kepada Yesus dan bertanya: “Siapakah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga?” Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan Sorga. Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam nama-Ku, ia menyambut Aku.”Ciri dari Kerajaan Allah, sebagai berikut:

1.    Kerajaan Allah adalah selalu Progresif (Markus 4:26)

Orang yang ada dalam kerajaan Allah itu bertumbuh dan berkembang. Seperti benih yang kita taburkan, apa yang terjadi dengan benih, apakah benih itu tumbuh dan berkembang, satu benih kalau di tanam bisa menghasilkan satu pohon, satu pohon menghasilkan banyak buah, dst, itulah yang dihasilkan oleh benih. Dalam kita ada benih Allah yang bertumbuh dan berkembang. Maz.92:13-15 “Orang benar akan bertunas seperti pohon korma, akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon; mereka yang ditanam di bait TUHAN akan bertunas di pelataran Allah kita. Pada masa tua pun mereka masih berbuah, menjadi gemuk dan segar”,


Orang benar itu dapat dilihat dari kelakuan, bertumbuh dan berkembangnya hidup kita seperti Kristus. Benih itu harus ditabur, roti harus dimakan. Dalam hidup kita harus bisa membedakan antara benih yang harus ditabur dan roti untuk dimakan. Itulah kerajan Allah yang progresif dan hidup dalam orang percaya.

2.    Kerajaan Allah adalah kerajaan supranatural yang dimanifestasikan dalam hidup jasmani.

Mat. 5:16 “Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapamu yang di sorga.”Dimana ada kebaikan disitu ada kemuliaan, jadi memanifestasikan kerajaan Allah itu harus melalui perbuatan baik dalam hidup kita. Problem dari kekristenan itu adalah merohanikan yang jasmani. Oleh karena itu  kekristenan itu yang penting hidup kita menjadi saksi bagi orang lain dan kerajaan supranatural itu harus termanifestasi secara natural. Selain menjadi saksi, hidup kita harus bercahaya, kelihatan didepan orang lain yaitu perbuatan, sikap dan kelakuan kita harus menjadi berkat bagi orang lain.

Sebagai orang-orang yang tinggal dalam kerajaan Allah yaitu kita gereja Tuhan, hendaklah hidupmu selalu bertumbuh, berkembang secara progresif dan sanggup memanifestasikan yang supranatural kedalam hidup yang natural.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *