Roh Kudus Adalah Suatu Pribadi

Roh kudus bukan hembusan angin, bukan cairan, bukan energi, bukan kekuatan listrik. Roh kudus adalah “DIA”….”DIA”…. “DIA”….!! DIA adalah suatu PRIBADI !!

I. BUKTI BAHWA ROH KUDUS ADALAH PRIBADI

1. Roh kudus dipanggil dengan sebutan ‘IA’

Yohanes 14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, 17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

2. Roh Kudus memiliki Akal / inteligensi.

Ia ‘mengetahui hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah’ dan menyatakan kepada kita.

I Korintus 2:10 Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah. 11 Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah.

Oleh sebab itu Dia bisa menyatakan kepada kita pikiran-pikiran Allah.

3. Roh Kudus memiliki kehendak atau kemauan

I Korintus 12:11 Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.

Oleh sebab itu kita bisa mengetahui kehendak Allah dari Roh Kudus, dan tentu kita tidak bisa memperlakukan Dia sesuka hati kita sendiri.

4. Roh Kudus memiliki emosi atau perasaan

Oleh sebab itulah Roh Kudus bisa didukacitakan.

Efesus 4:30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan. 31 Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.

5. Roh kudus dapat berbicara

Wahyu 2:7 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di Taman Firdaus Allah.”

Roh kudus berbicara melalui 3 jalur / 3 indera rohani :

a. Telinga rohani – berbentuk bahasa kata-kata
b. Mata rohani – berbentuk bahasa gambar / penglihatan
c. Impresi / intuisi – berbentuk perasaan langsung

Tiga indera rohani ini bisa dilatih / dipertajam melalui 3 cara merenungkan Firman:

a. Renungan Firman dengan telinga rohani – Caranya dengan mendengarkan kata-kata Firman atau dengan mengucapkan Firman.
b. Renungkan Firman dengan mata rohani – Caranya dengan memvisualisasikan Firman, membayangkan Firman, mengimajinasikan Firman.
c. Renungkan Firman dengan intuisi atau perasaan – Caranya dengan merasakan perasaan yang dihasilkan atau yang timbul dari Firman Tuhan tersebut

6. Roh Kudus dapat membantu kita mendoakan doa yang sesuai kehendak Allah

Roma 8:26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. 27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.

Oleh sebab itu tidak ada alasan bagi orang Kristen untuk tidak bisa berdoa. Kita hanya perlu menyerah kepada Roh Kudus yang akan membantu kita berdoa walaupun hanya berbentuk keluhan-keluhan atau rintihan-rintihan yang tidak ada kata-kata.

7. Roh Kudus juga bisa menghibur, mengajar, dan mengingatkan kita

Yohanes 14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu

a. Mengajarkan arti Firman

Efesus 1:13-23

Roh Kudus adalah Roh yang mampu membuka pikiran kita sehingga kita bisa memahami hal-hal rohani yang kadang-kadang nampak tidak masuk akal (1 Korintus 2:11-14) dan kita bisa mengingat kembali firman Tuhan yang telah kita baca (bandingkan dengan Yohanes 14:26).

Roh Kudus mengajar kita untuk memahami firman Tuhan. Perlu diingat bahwa Alkitab tidak boleh ditafsirkan menurut keinginan kita sendiri (2 Petrus 1:20-21). Ada kalanya kita berusaha memahami suatu bagian Alkitab dengan akal budi kita, namun kita tidak bisa mengerti walaupun telah mem­baca berulang-ulang. Di luar dugaan, mungkin saja Roh Ku­dus membuka pikiran kita sehingga kita memahami maksud bagian Alkitab tersebut bukan saat kita sedang duduk diam untuk belajar, melainkan saat kita berada dalam suatu situasi khusus yang membuka pengertian kita. Se­bagai contoh, ingatlah kisah sida-sida dari Etiopia yang tidak bisa memahami maksud bagian kitab Yesaya yang ia baca, sehingga Roh Kudus memakai Fili­pus untuk menjelaskan arti ayat-ayat tersebut (Kisah Para Rasul 8:26-40).

b. Mengajar bagaimana kita harus menjawab

Roh Kudus memberikan hikmat dan pengertian kepada kita saat kita se­dang melayani Allah. Kadang-kadang kita berada di dalam situasi yang mem­buat kita kehabisan akal seperti menghadapi jalan buntu. Dalam keadaan semacam itu, bila kita sungguh-sungguh bersandar kepada pertolongan Roh kudus, Roh Kudus bisa memberikan kepada kita hikmat yang khusus, sehing­ga kita bisa mendapatkan jalan keluar yang terbaik yang tidak pernah kita duga sebelumnya. Ingatlah bagaimana Tuhan Yesus menjawab pertanyaan-pertanyaan yang bersifat menjebak (Misalnya Markus 12:13-17).

Ingatlah pula bagaimana Roh Kudus memberikan pengertian kepada Rasul Petrus un­tuk mengenali kebohongan Ananias dan Safira (Kisah Para Rasul 5:1-11).

Yesaya 11:2
“Roh TUHAN akan ada padanya,roh hikmat dan pengertian,roh nasihat dan keperkasaan,roh pengenalan dan takut akan TUHAN”

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *