Perkenan dan Kairos Tuhan

Ada Tujuan untuk Perkenanan Tuhan

Anugrah menyelamatkan kita dan hidup itu adalah kasih anugrah Tuhan. Perkenanan Tuhan membuat kita memiliki arti dalam hidup ini. Perkenanan Tuhan membuat kita menjadi saluran berkat. Perkenanan Tuhan membuat kita punya mandat Ilahi. Perkenanan Tuhan membuat kita pergi bermisi bagi Allah.

Jika perkenananNya dibagikan kepada bapa Rohani, maka anak-anak rohani juga akan mendapat perkenanan Tuhan karena urapan itu turun dari atas. Perkenanan Allah itu di transfer dan dialami sebagai keluarga rohani. Didalam Alkitab, ada perkenanan yang di transfer dari generasi kepada generasi. Abraham mendapat perkenanan Allah sehingga keturunannya Ishak, Yakub, dan seluruh 12 suku Israel mendapat perkenanan Allah bahkan sampai hari ini. Musa mendapatkan perkenanan Allah, dan perkenanan itu turun ke Yosua sebagai hambanya dipakai Tuhan luar biasa untuk dapat masuk ke tanah Kanaan. Elia diberkati dan mendapat perkenanan Allah, sehingga Elisa anak rohani Elia juga mendapat perkenananNya Allah.

 
“Sebab Allah berfirman: “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan mendengarkan engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan, Aku akan menolong engkau.” Sesungguhnya, waktu ini adalah waktu perkenanan itu; sesungguhnya, hari ini adalah hari penyelamatan itu. 2 Kor 6 :2

Ada 2 hal yang penting yang Alkitab katakan mengenai perkenanan Allah

 
1. Tidak ada yang bisa menahan perkenanan Allah.
Yesaya 40:9 dikatakan “ sebab Allah berfirman pada waktu Aku berkenan… “ . Jika Allah berkenan, tidak ada yang dapat menggagalkan perkenanannya. Tidak ada yang bisa menahan, apabila Allah berkenan dan memiliki rencana untuk seseorang. Kuasa jahat, tipu daya manusia dan iblis tidak bisa menahan perkenanan Allah. Karena Allah adalah Allah yang berdaulat. Jadi jika Allah berkenan, Dia akan mendengar dan menjawab doa-doa kita, dan sanggup menolong kita. Sama seperti Yusuf yang dianiaya oleh saudara-saudaranya sehingga Yusuf mengalami hidup yang susah dan jatuh dalam penderitaan. Tetapi perkenanan Allah tidak dapat diubah oleh tipu daya saudara-saudaranya. Yusuf tetap keluar sebagai pemenang, menjadi raja mesir dan membawa berkat bagi saudara-saudaranya bahkan bagi banyak orang.

 
2.  Waktu Perkenanan Allah
Firman Allah berkata, “pada waktu Aku berkenan..”, berbicara tentang KAIROS . Perkenanan Allah bukan hanya berbicara tentang hal-hal sementara atau fisik, seperti mujijat, kesembuhan Ilahi, pelipatgandaan harta, kuasa, kedudukan dan posisi, tetapi perkenanan Allah berbicara tentang hidup yang dipelihara, dijamin dan dicintai oleh Allah. Dan tahun 2012 ini, Tuhan menjanjikan sebagai tahun yang spesial – tahun di mana Tuhan berkenan atas umatNya.

 
Berbicara tentang perkenanan, tidak terlepas dari Yesus Kristus yang mendapat perkenanan dari Bapa dan manusia (Lukas 2 : 52). Pekenanan itu artinya Charis “disenangi dengan cara istimewa”. Atau, kita dapat ilustrasikan sebagai hadiah / hibah – sesuatu yang kita terima sebagai pemberian, tanpa upaya dan kerja keras.

 
Oleh karena perkenanan dan urapan Allah yang ada pada Yesus, Yesus menyembuhkan orang sakit, melepaskan orang terikat, dan memberitakan tahun rahmat Allah (Kisah 10:38). Yesus mendapatkan jubah kuasa Allah karena Dia berkenan kepada Bapa.
Mengapa Yesus berkenan kepada Bapa dan manusia? Pada saat Yesus dibaptis ada suara dari surga berkata : Inilah AnakKu yang kukasihi kepadaNya aku berkenan. Yesus berkenan kepada Bapa karena ketaatanNya. Dia selalu melakukan kehendak Bapa. Bahkan tujuan seluruh hidupNya adalah untuk menyelesaikan perkerjaan Bapa. Yoh 4:34 Kata Yesus kepada mereka: “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya”

 
Kehidupan yang di dedikasikan kepada Tuhan, adalah kehidupan yang menyenangkan Tuhan dan hidup dalam perkenananNya. Kita tidak boleh memutarbalikan urutannya. Kita tidak dapat hidup dalam perkenanan Tuhan jika kita hidup untuk diri kita sendiri dan mengunakan perkenanan Tuhan untuk kepuasan kita sendiri yang seringkali dikendalikan oleh kedagingan kita. Yesus taat kepada Allah Bapa dengan Ia mengosongkan diri-Nya dari Keilahian-Nya menjadi manusia. Sebagai manusia, Ia mengambil rupa seorang hamba. Bahkan lebih jauh lagi, Ia rela mati di atas kayu salib untuk menggenapi rencana penebusan Allah bagi semua umat manusia (Filipi 2:5-10). Dengan dedikasi penuh dan ketaatan yang Yesus memiliki, tidak heran bahwa Allah Bapa sangat senang dengan-Nya. Prinsip yang sama akan berlaku bagi kita. Dalam memenuhi Amanat Agung dalam Mat 28:19-20, Yesus berjanji kepada kita bahwa Dia akan selalu menyertai kita kapan saja dan dimana saja.

 

Pergi dan menghasilkan buah (Yohanes 15:16), janji Allah mengatakan bahwa apa pun yang Anda minta dalam nama Yesus, Allah akan memberikannya kepada kita. Dedikasikan hidup Anda untuk melakukan kehendak-Nya dan menyelesaikan pekerjaan-Nya, dan Anda dapat yakin bahwa perkenanan-Nya bersandar pada hidup Anda.

 
Kita dapat belajar dari berbagai tokoh didalam alkitab seperti :

 
1. Yusuf.

Sebelum mendapat perkenanan Tuhan, Yusuf harus melalui proses terlebih dahulu. Tapi dalam proses yang dialami Yusuf, dia berpegang pada janji Tuhan. Persiapan kita sebelum melewati proses itu adalah dengan menanam hidup kita untuk bertekun didalam Doa dan merenungkan firmanNya.

 
2. Daud.

Dia adalah seorang yang mengandalkan Tuhan lebih dari kekuatannya. Dia membawa persembahan yang terbaik bagi pembangunan rumah Tuhan, Dan dia adalah seorang pembawa damai, karena mengampuni orang yang memusuhi dia. Amsal 16 : 7.
Memasuki tahun 2012, mari kita mengikuti teladan Yesus. Mengabdikan hidup kita untuk Tuhan, mentaati Dia, percaya sepenuhnya kepada Tuhan dalam segala situasi, berikan kepada Tuhan yang terbaik,dan membawa damai kepada orang lain melalui pengampunan, dan membiarkan kita mengalami janji Tuhan seperti di dalam Yesaya 32:15-17.

  1. Daud memiliki kerinduan untuk ada didalam hadirat Tuhan. Meskipun kejadian yang tidak baik menghalanginya ketika ia memindahkan tabut Allah menuju ke Yerusalem, namun Daud memperbaiki kesalahannya, ia tetap mengusahakan dengan sunguh-sungguh, supaya tabut Allah dapat dipindahkan ke Yerusalem dan hadirat Tuhan pun hadir di Yerusalem. Mazmur 69:10 berdasarkan terjemahan dalam bahasa Inggris, menggambarkan kata cinta atau zeal atau semangat, memampukan kita untuk mengasihi Tuhan dan tidak undur dalam melakukan kehendak Bapa. Hendaklah kita memiliki gaya hidup yang mengasihi Tuhan tanpa alasan. Dalam hadirat Tuhan, kita akan mendapatkan segalanya.
  2. Daud mempunyai sikap hati yang benar dihadapan Tuhan (Mazmur 26:2). Daud menjaga hatinya karena ia tau bahwa hati adalah pusat intelektual, perasaan, kehendak, dan sumber kehidupan (Amsal 4:23). Hati adalah tempat Tuhan menuangkan hikmat dan pengertian (1 Raja-Raja 3:9, 12). Menjaga hati berarti memperbesar kapasitas hati. Dengan hikmat yang Tuhan beri, kita akan mengetahui cara berdoa (1 Raja-Raja 3:6-8). Waktu doa yang berkenan pada Tuhan, yaitu saat hati kita telah dibereskan dihadapan Tuhan (Mazmur 69:14).
  3. Daud memiliki pandangan yang benar tentang uang (1 Tawarikh 29:10-18). Jangan terikat dengan dunia (Matius 6:24). Jangan mengejar berkat dan cinta uang, namun kejarlah Tuhan terlebih dahulu, maka berkat Tuhan akan mengejar kita (Matius 6:33; Pengkhotbah 2:26; 1 Raja-Raja 3:13; Hagai 2:7-10). Tuhan hendak mewariskan hartaNya pada kita secara berlimpah-limpah, jika kita setia dalam persembahan perpuluhan (Amsal 8:18-21). Kunci kehidupan yang diberikan adalah dengan memegang Firman Tuhan.

Diskusi
1. Apa artinya “perkenanan Tuhan” ada tujuannya ? diskusikan pengalaman saudara mengenai hal ini.
2. Bagaimana kita bisa mendapatkan “perkenanan Tuhan” ini? (contoh seperti Yusuf yang harus melalui proses, dan Daud yang taat dalam menantikan janjiNya )
3. Doakan untuk gereja Tuhan agar perkenanan Tuhan tercurah dan dialami oleh semua jemaat.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *