Menghadapi Ujian Hidup

Pendahuluan
Sebagai seorang Kristen yang sedang bertumbuh, Allah akan mengijinkan penderitaan dan ujian melanda kehidupan kita untuk membentuk, melatih dan mendewasakan kita. Allah bekerja leluasa di dalam kita ketika kita diuji melalui masa-masa penderitaan,
cobaan dan tantangan. Pada akhirnya dalam ujian tersebut ada yang gagal dan ada yang berhasil. Mereka yang berhasil dalam ujian tersebut akan dipercayakan pekerjaan dan tanggung jawab yang lebih besar.

Macam-macam Ujian dan Tujuan dari Ujian

1. Ujian Waktu
Ujian waktu berfungsi untuk menguji kesabaran kita Tuhan agar tetap berharap kepada Allah dalam menggumuli suatu masalah, menurut cara dan waktu Allah sendiri.

Maksud dari ujian waktu:
a. Memberi kesempatan untuk bertumbuh dalam iman.
b. Memurnikan motivasi, keakuan dan kesombongan.
c. Allah ingin membuktikan diri-Nya sebagai Allah yang setia.

2. Ujian Firman Tuhan

Adalah ujian di mana Anda mengalami keadaan yang bertolak-belakang dengan firman Alah/janji-janji Allah. Allah sengaja mengijinkan situasi-situasi yang bertentangan ini, bukan karena IA lupa akan janji-Nya, tetapi IA ingin melihat reaksi yang timbul atas ujian ini (tetap bersukacita atau berubah menjadi dukacita)

Maksud dari ujian Firman Tuhan:
a. Dalam setiap situasi yang tidak enak/bertentangan, kita hanya bergantung sepenuhnya pada Firman-Nya dan
mengandalkan kekuatan-Nya.
b. Dapat menjadi berkat bagi orang lain setelah ujian berakhir.
Biasanya setelah firman Allah itu teruji dalam hidup kita maka kita mempunyai kuasa Allah yang lebih besar untuk
menyaksikannya.

3. Ujian Karakter

Adalah ujian di mana kita dicobai untuk berbuat dosa, baik keinginan daging, keinginan mata dan kecongkakan. Melalui ujian ini kita akan melahirkan karakter-karakter rohani (buah Roh) dari dalam hidup kita.

Maksud dari ujian karakter:
a. Memperlihatkan berbagai kelemahan kita untuk dibentuk Allah menjadi lebih baik.
b. Diubah menjadi serupa dengan Kristus.

4. Ujian Motivasi

Ujian di mana Allah mengungkapkan motivasi (keinginan, pandangan dan nilai) yang terkandung waktu kita mengambil keputusan

Maksud dari ujian motivasi:
a. Motivasi melayani hanya karena mengasihi Tuhan.
b. Selalu bersyukur dan tidak membeda-bedakan pelayanan.

5. Ujian Padang Belantara

Ujian padang belantara adalah ujian di mana Tuhan langsung membawa kita ke dalam suatu situasi yang kering dan tidak berbuah (materi/rohani), atau ke dalam suatu tempat yang terisolir untuk suatu waktu tertentu.

Maksudnya dari ujian padang belantara:
a. Menghargai anugerah Allah yang selama ini dialami.
b. Menguji hubungan dan cinta kita kepada Allah.
c. Mengenal Allah dan kehendak-Nya lebih dalam lagi.
d. Meningkatkan kehidupan doa dan hubungan pribadi dengan Dia.

6. Ujian Salah Pengertian/Prasangka

Ini adalah ujian di mana kita menjadi korban dari tindakan, perkataan, prinsip dan motivasi kita yang disalahtafsirkan oleh orang lain.

Maksudnya dari ujian salah pengertian:
a. Agar kita berkomunikasi dengan baik dan menjaga hubungan dengan orang lain.
b. Berharap kepada Allah bukan mengandalkan kemampuan sendiri.
c. Membuat kita selalu rendah hati.

7. Ujian Kesabaran

Ujian di mana kita berada dalam posisi menunggu pertolongan Allah yang belum terpenuhi. Dalam keadaan menunggu ini kita harus lebih sabar tetap menguasai diri dan rela menghadapi beberapa penderitaan dengan tidak menyerah.

Maksudnya dari ujian kesabaran:
a. Menyerahkan hak dan berharap sepenuhnya kepada Allah.
b. Membiarkan Allah bekerja menurut waktu dan kehendak-Nya.

8. Ujian Kegagalan

Ujian kegagalan adalah ujian di mana kita merasa gagal mencapai tujuan hidup dan pelayanan.

Maksudnya dari ujian kegagalan:
a. Mengerti bahwa tujuan hidup kita bukan hanya untuk suatu hal/gol tertentu tetapi menyenangkan hati Allah.
b. Mengevaluasi prioritas hidup kita.
c. Menyadari ada dimensi alam roh dan Iblis yang perlu diperangi.

9. Ujian Kehendak Sendiri

Ujian ini adalah ujian di mana Allah mematahkan kehendak/ambisi pribadi kita untuk dapat melakukan tunduk pada setiap kehendak dan rencana-Nya.

Maksudnya ujian kehendak sendiri:
a. Membuat kita tunduk pada kehendak Allah.
b. Menggumulkan lebih dahulu apa yang Tuhan kehendaki dalam melayani Dia.

10. Ujian Pengangkatan/Promosi

Ujian pengangkatan merupakan ujian yang paling sukar untuk dilalui karena kita merasa tidak maju-maju dalam pelayanan. Membuat kita kesal, gampang marah bahkan sampai menyimpan akar pahit karena tidak ada perkembangan dalam pelayanan.

Maksudnya:
a. Setia pada setiap perkara yang Allah percayakan.
b. Tetap memiliki roh yang menyala-nyala dan bersukacita walaupun belum ada perkembangan dalam pelayanan.
c. Mengevaluasi motivasi dalam melayani dan koreksi diri.

Cara Menghadapi Ujian
1. Tetap tinggal dalam firman-Nya (Matius 7:24-27)
2. Memiliki kehidupan doa (Yohanes 15:5)
3. Menyerahkan segala sesuatunya kepada Allah (Roma 12:1-2)
Dengan rela mempersembahkan diri kepada-Nya dan membiarkan Ia membersihkan segala sesuatu yang tidak kudus dan tidak benar. Jangan mengukur diri dengan standar dunia/ standar yang dibuat manusia, tapi serahkan dirimu untuk dibentuk sesuai standar Tuhan.

4. Jangan bersungut-sungut kepada Allah (Filipi 4:6)

5. Tetap memiliki kasih mula-mula (Efesus 2:1-7)

6. Jaga tujuan hidup kita (I Tesalonika 5:18)

7. Jaga fokus kita pada kekekalan (Ibrani 11:25)

Pertimbangkan setiap keputusan, setiap tantangan dan setiap cobaan. Musa memilih untuk menderita dengan umat Tuhan daripada menikmati hidup dalam kesenangan yang sementara.

Hasil dari Ujian
1. Membuat kita rendah hati (Yakobus 5:10)
2. Meningkatkan kuasa Allah di dalam kita (II Korintus 12:5,7)
3. Membuat kita semakin taat (Ibrani 5:8)
4. Menghasilkan ketekunan kedewasaan (Yakobus 1:2-4)
5. Lebih mencintai Firman Allah (Mazmur 12:7)

Baca juga:

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *