Hubungan Seks Pra-Nikah dan Konsekuensinya

Banyak dikalangan Remaja saat ini sudah terbiasa melakukan seks pra-nikah tanpa harus diawali dari pernikahan yang sah. Sehingga tanpa disadari kebahagian yang diberikan pun tidak menghasilkan apa yang didapatkan. Sehingga saat keputusan menunda seks sebelum menikah diambil, maka kebahagiaan akan menjadi milik berdua. Dengan adanya sebuah studi banding didalam survei online bertajuk “Relate”. Salah satu pertanyaan yang paling berarti adalah “Kapan Anda terlibat secara seksual dalam hubungan bersama kekasih?”. Pasangan yang melakukan seks terlalu dini cenderung menemukan hubungan mereka tentang kualitas dan kestabilannya dalam pasangan mampu dipercaya atau diandalkan. Untuk itu, pasangan yang sudah terlanjur melakukan hubungan seks pra-nikah seringkali digambarkan sebagai suatu tindakan egois tanpa adanya unsur-unsur kesetiaan, eksklusif ataupun permanen. Tetapi sesungguhnya hubungan seks pra-nikah hanyalah meninginkan tubuhnya semata, dan sekedar kenikmatan, bukan adanya suatu komitmen akan persatuan hidup dan cinta kasih.

Adanya 6 faktor resiko dalam hubungan seks pra-nikah

1. Menjadi Sesosok Pribadi Yang Tidak Utuh

Hubungan yang sudah mengalami seks pra-nikah akan membuat dirinya menjadi sesosok pribadi yang tidak utuh, sehingga tidak jarang menjadi manusia yang tidak ada gunanya. Walaupun tidak adanya seorang yang mengetahui hubungan yang sudah dilakukan, sudah pasti akan menimbulkan rasa yang bersalah. Karena mengakibatkan kamu akan membenci dirimu sendiri dan tidak sanggup menolak tekanan untuk melakukan hubungan seks itu kembali.

2. Adanya Rasa Ketagihan

Apa pun yang sudah dilakukan dalam hubungan seks pra-nikah sudah pasti tidak akan mengembalikan kamu seperti semula. Sehingga membuat kamu menjadi ” Sexual Person ” adanya rasa ketagihan untuk melakukannya. Dan mengakibatkan, insting yang dimiliki pun akan dipenuhi pemikiran akan nafsu akan kepuasan diri sendiri.

3. Mempercepat Kedewasaan Diri

Dengan sudah melakukan hubungan seks pra-nikah, akan mempercepat kepribadian kita menjadi dewasa. Sehingga mengubah cara pandang tentang seks menjadi pasangan suami istri. Yang membuat jadi seks berubah menjadi sebagai suatu yang “kotor” dan terlarang. Bahkan setelah menikah nantinya yang di pikirkan hanya kepuasan semata. Sayang kan ?

4. Merasakan Ikatan Yang Sulit Untuk Dilepas

Ini biasanya dialami bagi wanita yang sudah melakukan hubungan seks pra-nikah akan merasakan ikatan yang sulit untuk dilupakan dan dilepaskan dengan pasangan yang sudah mengambil VIRGINITASnya. Membuat sicowoknya tersebut menjadi ” THE FIRST ONE ” padahal, sicowok itu belum tentu merasakan apa yang dia inginkan. Pertanyaannya “Masih adakah pasangan yang akan menerima dirimu sesudah tidak virgin lagi!!!”

5. Mencari-cari Permasalahan

Pasangan pra-nikah yang telah melakukan hubungan seks biasanya akan selalu mempunyai agenda tersendiri . Karena hubungan pacaran berubah menjadi “all about seks“. Kapan dan dimana akan melakukannya! Tidak jarang harus berbohong kepada siapa saja. Agar hubungan itu bisa dilakukan dan perhatian akan menjadi liar dan tidak terarah. Apakah benar-benar tulus atau karena cuma seks. Bahkan terkadang sedang berantem hebat pun akan langsung baikan cuma gara-gara seks, dan melupakan masalah sesungguhnya.

6. Tidak Menikmati Pernikahan

Seks Pra Nikah, maka kamu tidak akan pernah menikmati pernikahan. Karena sudah biasa melakukan hubungan seks pra nikah, maka bulan madu yang mestinya asyik dan romantis, bakal jadi seperti liburan biasa. Tidak akan pernah ada sesuatu yang berkesan untuk seumur hidup.

Adanya lima faktor yang perlu di ketahui selama masih melakukan hubungan seks pra-nikah

Selama masih berada dalam hubungan seks pra-nikah dimasa pacaran sebaiknya kita harus mengetahui apa langkah untuk tetap menjaga keberadaan kita. Bahkan apa saja yang harus kita lakukan agar hubungan yang di bangun tidak menghasilkan pemikiran-pemikiran akan kepuasan tersendiri yang akan membuat kita menjadi seorang yang akan haus dengan yang namanya ” SEKSUAL “. Walaupun pada dasarnya itu semua dosa sebaik hubungan yang sudah melakukan hubungan lebih jauh sanggup mempertahankannya hingga sampai pernikahan. Ada lima langkah untuk tetap berada didalam hubungan yang positiv.

1. Mengendalikan Diri

Walau banyak godaan untuk melakukan hubungan tersebut, sebaiknya kita juga harus bisa mengendalikan perasaan dan logika kita agar apa yang dilakukan selama ini bukan sekadar nafsu saja, melainkan sebagai didasarkan dengan ” KASIH “. Banyak dikalangan remaja yang sudah melakukan hubungan tersebut tidak sanggup mengendalikan logikanya, sehingga kebanyakkan hanya keingginan untuk kepuasan tersendiri. Bukankah ini sangat berbahaya dan beresiko menuju kehamilan yang tidak terduga. Bahkan akan sanggup membuat satu nyawa yang tidak berdosa melayang. Untuk itu, selama kamu berada dalam hubungan tersebut sebaiknya dibutuhkan Pengendalikan diri sendiri agar tidak terpancing kehal yang buruk lagi.

2. Apakah Hubungan Tersebut Positiv atau Negativ

Sebaiknya kita harus menyadari apakah selama melakukan hubungan tersebut, kita berada dalam hal positif atau negatif. Apakah hubungan itu memberikan kita pemikir-mikiran untuk tetap menjaga hubungan ini sampai pernikahan. Karena kebanyakkan pasangan yang sudah melakukan hubungan seks sebelum nikah akan susah membawa hubungan tersebut kearah yang tepat, sebab pasangan itu hanya memikirkan kepuasan tersendiri. Bukan untuk memberikan yang terbaik buat pasangannya. Sayangkan !! kalau kehidupan yang diberikan sama pasangan tidak bisa memberikan yang terbaik.

3. Saling Membangun Kepribadian Masing-Masing

Tanpa disadari kebanyakkan pasangan yang sudah melakukan hubungan yang lebih jauh, akan saling menjatuhkan. Dengan kata lain membuat pasangan tidak menjadi pribadi yang utuh baginya. Sehingga apa yang dilakukan akan berakibat kekerasan dalam diri pasangannya tersebut.

4. Saling Menjaga dan Menghargai

Adanya saling menjaga dan menghargai pasangannya, sudah pasti membuat pasangan menjadi mitra dalam kehidupannya sendiri. Bahkan apa pun yang dilakukan bukan sekedar ingin mencari kepuasan melainkan saling menjaga pribadi masing-masing. Dan bukan sekedar kesempatan untuk mencari penganti pasangannya. Sehingga yang nama Free Seks dapat dihindari.

5. Saling Memahami

Selama dalam hubungan tersebut kita akan menjadi sesosok penuntut dan apa yang kita ingin harus terpenuhi. Maka dalam hubungan itu dibutuhkan saling memahami dan saling mengerti. Agar hubungan yang telah dibangun pun tidak menjadi sia-sia.

Walaupun pada dasarnya seks sebelum nikah adalah DOSA. Sebaiknya kita harus bisa menjaga diri agar terhindar dari rayuan dunia. Agar disaat menuju pernikahan akan memberikan kebahagiaan pada pasangan kita tersebut. Semoga dengan adanya catatan ini dapat membantu kita agar tidak mencoba untuk melakukan Seks Pra-Nikah.

Sumber: http://willvibi.blogspot.com/2011/09/hubungan-seks-pra-nikah.html

========================================

Berbagai Bahaya dan Penyakit Akibat Seks Pra Nikah

Bahaya Sex Bebas Dan Pornografi

1. Barat Pelopor Sex Bebas

Pergaulan Remaja Barat.

Akibat paling parah menimpa dunia barat kini adalah kehancuran moral para generasinya akibat kebebasan moral yang dianutnya. Kasus-kasus pelecehan sexual dan kejahatan lainnya lebih banyak dirasakan dunia barat. Akibatnya remaja barat sudah terbiasa menganut” free love “dan “freesex “. Mereka menganggap ciuman, berpelukan dan telanjang di depan umum adalah bagian dari hak pribadinya (privacy). Sekalipun di depan guru atau orang tuanya.

Dari hasi penelitian Nuss dan Lukey (1969) terhadap para remaja barat menunjukan:

– 96,5 % remaja Amerika,
– 97,7 % remaja Canada,
– 93 %remaja Inggris,
– 96 % remaja Norwegia terbiasa ciuman saat pacaran.

Terbiasa meraba payudara dan alat kelamin:

– 90 % remaja Amerika,
– 93,5 %remaja Canada,
– 87 % remaja Inggris,
– 83,5 % remaja Norwaygia

Terbiasa hubungan intim saat pacaran ( belum menikah ):

– 68.2% remaja amerika,
– 56,8 % remaja Canada,
– 74,8 % remaja inggris dan
– 66,7% remaja Norwegia.

Kebobroklan moral remaja Barat memang lengkap, dalam hubungan intim tidak ada hukum yang melarangnya dan jika hamil ada klinik khusus Aborsi yang di sahkan. Maka tak heran jika “ free sex “ terus merajalela terus yang sulit di bendung. Terlebih lagi media Elektronik dan meida cetak di barat juga telah mengikuti gaya bebas dalam mengkspor pornografi. Lewat berbagai media itu mereka menjadikan pornografi sebagai bisnis.

Dalam berbagai kelip lagu atau film-film selau diselipkan adegan porno. Bahkan sebagaian media barat secara khusus memuat adegan-adegan porno tanpa sensor sedikitpun seperti majalah “ play boy dan phenthoes “. Dua majalah tersebut hampir seluruhnya mengekspor eksplortasi tubuh wanita secara vulgar. Sampai saat ini ranting penjualannya terus meningkat. Dalam setiap edisinya selalu di ungkapkan gaya terbaru dalam hubungan badan. Dua majalah itu tanpa ada rasa malu lagi menampilkan kofernya dengan perempuan dengan telanjang bulat. Selain mencetak majalah play boy group juga membuat film-film cabul atau blue film (BF) yang sebagian besar film-filmnya telah masuk ke Indonesia dengan judul yang bervariasi bahkan sebagian di tayangkan di bioskop seperti “play back dan the glass chage” yang di tayangkan sepanjang bulan agustus hingga oktober 1997 di bioskop utama di Indonesia.

Para orang tua di barat sendiri telah menghawatirkan ihwal kehancuran negaranya dari bahaya free sex, goerge baluasy misalnya pengarang buku ledakan sexsual mengutip perkataan jhon F. kenndy bahwa masa depan America terancam bahaya sebab para remajanya cendrung dan tenggelam dalam syahwat sehingga tak mampu memikul tanggung jawab. Setiap tujuh pemuda yang maju menjadi tentara, terdapat enam yang tidak layak jadi tentara sebab syahwat yang mereka lampiaskan itu telah merusak keseimbangan heginis dan psikis mereka.

Yang di khawatirkan berbagai kalangan, jika media itu menembus dunia timur. Jika itu terjadi, maka bukan hal yang mustahil dunia timurpun akan mengikuti gaya kebebasan gaya dunia barat. Sekalipun tidak bisa di pungkiri sebagian besar Negara timur terkontanminasi budaya barat bahkan Negara Thailan secara terang terangan ikut menganut kebebasan sex ala barat.

Harapan untuk generasi mudah khususnya di Indonesia, mesti bisa membentengi diri sendiri dari budaya barat. Hal yang paling positif, tentu kita ambil seperti kemajuan teknologi, namun dari segi moralitas terutama kebebasan sex harus di buang jauh-jauh dan sedini mungkin membekali diri dengan pendidikan agama.

2). Bahaya Pornografi Bagi Mrntal dan Pola Fikir Remaja

Masa remaja syarat dengan berbagai gejola psikologis sedikit saja tersinggung, maka emosinya akan meledak-ledak dan biasanya taterkendali. Masa ini juga masa yang syarat dengan fantasi atau khayalan. Antara kekuatan emosi dan khayalan memungkinkan digunakan dalam berbagai hal yang negatif di antaranya pada penyimpangan sexsual dan pornografi.
Sex itu sendiri pada dasarnya kekuatan. Sex bisa mendorong dan mempengaruhi seseorang untuk berbuat apa saja demi tujuan napsunya. Sex juga bias berarti api, sedikit saja tersulut maka gelombang barat yang dahsyatnya akan membakar segala yang ada. Seorang yang mulai bermain dengan syahwat (sex) berarti mulai bermain dengan api. Sifat api biasanya membakar dan membesarkan jika ada respon atau bahan yang layak terbakar.

A. Memberi Fatamorgana Negatif

Memberikan fatamorgana negative dalam daya hayal remaja yang berakibat mereka tesiksa dari sudut mental

Mengapa mereka mesti tersiksa? Sebab utamanya adalah tidak ada penyaluran (mereka belum menikah). Maka jika kekuatan ini tidak tersalur, bukan hal yang mustahil terjadi tindakan-tindakan yang keluar dari norma masyarakat dan agama (zina). Akibat dari minder atau keterbelakangan mental ini diantaranya :

1. Memicau tindakan memuaskan sexsual dengan diri sendiri yaitu masturbasi atau onani.
2. Mendorong pemuasan sexsual pada sosok yang tak berdaya(pemerkosaan) pada lawan jenis. Hal ini terbukti pornografi dalam berbagai media, dimana-muncul kasus pemerkosaan anak kecil dan lebih gadis lagi muncul kasus sodomi.
3. Memicu hubungan sex extramarital atau pemuasan hubungansexsual dengan anggota keluarga sendiri baik kaka terhadap adik atau sebaliknya.

B. Mengganggu Proses Berfikir Kreatif

Bagi remaja yang dalam usia sekolah memang seharusnya berpikir tentang studynya dan berusaha untuk meraih prestasi sebaik- baiknya. Tapi bagi remaja yang telah terobsesi dengan pornografi akan sulit mengkonsentrasikan fikiranya pada belajar mengingat kemampuan daya ingat setelah mencemari nafsu sexsual dan hayalancabul.

C. Mendorong Rasa Ingin Tahu Lebih Jauh

Mendorong rasa ingin lebih jauh hal-hal yang bersifat porno. Mereka yang pernah melihat buku porno atau tayangan porno (BlueFilem), perasaannya sangat bergejolak dan terus menerus akan memiliki keinginan atau perasaan untuk melihat lebih hebat dari yang pernah dilihat sebelumnya. Terutama bagi remaja yang tidak dilandasi pendidikan agama, akan lebih jauh lagi melangkah dan bukan hal yanglebih mustahil pemuasan pada lawan jenis (zina, melacur).

D. Menimbul Sikap Permisif

Remaja yang sering melihat tayangan porno biasanya lebih agresif menarik lawan jenis (gonta ganti pasangan) untuk pemuasan nafsu. Akibatnya mereka telah terbiasa atau membiasakan diri bergandengan tangan, berpelukan, ciuman, dan mereka kesana kemari (dalam istilah mereka “dokter-dokteran”) tampak mereka berdosa bahkan mungkin akhirnya (sering seringnya) mereka justru merasa bangga dan merasa bahwa hal itu bagian dari mode moderen. Sikap seperti inilah yang disebut (serba boleh menghalalkan segala cara).

3). Bahaya Sex Bebas

Untuk remaja barat hubungan pranikah bahkan gonta ganti pasangan atau free sex adalah hal yang biasa, namun dinegara timur, terutama Indonesia yang masih menjunjung tinggi norma agama, hal seperti itu adalah aib dan mengganggu ketentraman hidup selanjutnya. Untuk itu sebelum terlanjur ada baiknya para remaja mengenal bahaya akibat hubungan pranikah. Bahaya pranikah atau free sex mencakup bahaya bagi perkembangan mental (psikis), fisik dan masa depan remaja itu sendiri.

1). Menciptakan Kenangan Buruk

Masih dikatakan untung jika hubungan pernikahan itu tidak ada yang mengekspos. Si gadis atau si jejaka terlepas dari aib dan cemohan masyarakat. Tapi jika ternyata diketahui masyarakat, tentu saja malu bukan hanya diri sendiri melaikan keluarganya sendiri dan peristiwa itu tidak akan pernah terlupakan oleh masyarakat sekitar. Hal itu akan menjadi beban mental yang berat. Sekalipun masyarakat tidak mengetahuinya ia tidak mungkin bisa tenang, mentalnya terganggu kenangan buruk masa lalu apalagi memiliki suami yang bukan pasangan dulu, suasana perkawinan aka terasa hambar terlebih lagi jika ternyata suaminya tahu ia tidak perawan lagi, tentu sulit menerima kenyataan ini. Dan banyak kasus percerian akibat masalah ini. Jika ini terjadi, si wanita aka tertekan lagi mentalnya.

2). Kehamilan dan Akibatnya

Kehamilan terjadi akibat sex pranika (free sex) bukan sajamendatangkan mala petaka bagi bayi yang dikandungnya juga menjadi beban mental yang berat bagi ibunya mengingat kandungan tidak bisa disembunyikan. Bagaimana jika nanti keluarga dan masyarakat mempertanyakannya?. Dalam keadaan kalut seperti ini biasanya biasanya terjadi dipresi, terlebih lagi jika sang pacar kemudian pergi dan tak kembali lagi. Bagi si bayi sendiri jika lahir nanti mempertanyakan, siapa ayahnya? Jiaka ternyata setelah besar mengetahui kelakuan ibunya dulu, tentu menjadi beban mental juga. Al-hasil hubungan pranikah menjadi malapetaka bagi dirinya sendiri dan keturunannya nanti.

3). Pengguguran Kandungan dan Pembunuhan Bayi

Banyak kasus bayi mungil dibunu ibunya, sebagian dari bayi itu dibungkus plastic hidup-hidup, dibuang di sungai, dilempar di tong sampah, dan lain-lain. Ini suatu akibat dari perilaku binatang yang pernah mereka lakukan. Kasus pengguguran kandungan baik secara tradisional maupun moderen kini semakin menjamur terutama dikalangan pelajar dan mahasiswa. Tentu saja hal itu akibat dari hubungan setan pranikah. Sementara pengguguran itu sendiri banyak efek sampingnya yang serius, bias menyebabkan kanker rahim, kemandulan dan penyakit rahim lainnya.

4). Penyebaran Penyakit

Si wanita atau si peria yang belum pernah melakukan hubungan pranikah waktu pacaran lalu putus, cendrung berkeinginan melakukan hubungan serupa dengan yang laki dan wanita lainnya, mengingat sex sifatnya adiktif atau memiliki kadar ketergantungan, sewaktu waktu ia akan merasa lapar untuk melakukan hubungan intim dengan pasangan lain. Hal ini jika terus dilakukan, maka bukan hal yang mustahil akan terjadi terjangkit penyakit kelamin. Terlebih jika ternyata pasangannya itu telah mengidap penyakit kelamin sebelumnya.

5). Keterlanjuran dan Timbul Rasa Kuurang Hormat

Perilaku sex bebas menimbulkan suatu keterlibatan emosi dalam diri seorang pria dan wanita. Semakin sering itu dilakukan, semakin sering menggauli sekalipun sebelumnya ada rasa kesal. Terlebih bagi wanita setiap ajakan pacarnya sangat sulit untuk ditolak karena takut ditinggalkan. Semantara itu bagi seorang lelaki, melihat pasanngannya begitu mudah diajak, akan terus berkurang rasa hormat dan rasa cintanya. Semakin sering seorang laki-laki melakukan maka hubungan batinnyapun akan semakin renggang. Lain lagi dengan wanita. Ia merasa akan tertekan dan tidak mau berpisah karena pada dasarnya ia telah kotor dan tidak ada yang mesti dibanggakan lagi, kehormatannya telah dirampas oleh laki-laki tadi.

Karena itu apapun alasan zina merupakan perbuatan terkutuk yang bukan hanya akibatnya dirasakan di akhirat, diduniapun sudah mendapat siksa yang hebat.
Menjerumusnya perilaku free sex di kalangan remaja adalahsebuah musibah malapetaka hebat. Bangsa ini akan ditimpakemalangan besar berupa generasi yang terlaknat.

AKIBAT BUAH TERLARANG

1. Penyakit Kelamin selain Aids

Penyakit kelamin erat hubungannya dengan gonta ganti pasangan atau paner sex. Diaantara pelacur atau pelaku free sex terjadi saling transfer penyakit. Sehingga semakin sering melakukanya, maka semakin rentan terhadap berbagai macam penyakit.

Dari semua penyakit itu yang paling terkenal, paling bahaya dan paling banyak diderita oleh pelaku sex ada 4 yaitu sifilis, gonore, herpesprogenitalis,dan aids.

a). SifilisSifilis adalah jenis kelamin yang sering di derita oleh pelacur atau pelaku free sex.

Sifatnya sulit hilng dan jika sembuh pada bulan ini akanmuncul pada bulan berikutnya dengan rasa sakit dan luka yang hebat. Penyakit ini bias ditularkan melalui persenggamaan atau sentuhan lengket dengan penderita. Penyakiut ini juga bisa ditularkan melalui handuk atau pakaian basah penderita sifilis. Jika kuman ini diderita oleh wanita hamil, kuman dapat menembus pellesenta dan menyerang janim. Sifilis pada stadium ketiga (sifilis laten) akan menyerang berbagaiorgan tubuh yang terserang sifilis pada stadium ini akan mengelombang akhirnya lembek dan mengeluarkan cairan.

b). Gonore (GO)

Gonore adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh kuman organ tubuh. Selaput lendir yang diserang diantaranya yang paling sering adalah selaput lendir rectum, mata, mulut dan anus, selain itu kuman gonore masuk darah, dan sendi lutut kemudian menyerangnya. Kejangkitan gonore yang paling tinggi terdapat pada saluran kantung kemih (uretra) yang dalam istilah kedoteran disebut ureteritis gonore.

c). Herpersprogenitalis.

Penyakit ini disebabkan oleh virus harpes simpleks yang secara bertahab berkembang dan menyebabkan luka lecet yang sangat menyakitkan disekitar kemaluan baik laki-laki ataupun perempuan. Karena letaknya dipermukaan alat kelamin, maka penyakit ini mudah sekali menular. Seorang ibu hamil yang menderita harpes akan menular pada bayinya kecuali jika kelahiranya melalui bedah serar.

d). Aids

Berbagai eneliti menunjukan bahwa AIDS adalah penyakit yang unik karena menyerang system kekebalan tubuh. Yang paling mengagetkan hingga kini belum ditemukan obatnya dan siapapun bisa berjangkit tak peduli orang kotor atau mereka yang baik-baik.

2. Aids Akibat Buah Terlarang

Aids muncul sebagai jawaban dari prilaku binatang yang tidak layak dilakukan manusia. Kehadirannya kini tak lebih dari mala petaka atau laknat. Aids adalah penyakit yang unik karena menyerang sisitem kekebalan tubuh. Yang paling mengagetkan, hingga kini belum ditemukan obatnya dan siapapun bias berjangkit tak peduli orang kotor atau mereka yang baik-baik.Untuk itu dibawah ini sengaja kami paparkan lebih detail.

A. Cara penularan

1. Hubungan kelamin

Kontak sexsual dengan gonta-ganti pasangan sex baik homo sex, Be sex atau hetero sexsual merupakan cara paling rawan penularan aids. Tingginya angka penderita aids atau yang terinfeksi HIV tiap tahunnya seiring menjamurnya lokalisasi pelacuran diberbagai pelosok. Menurut penelitian badan kesehatan dunia (WHO) 70% pengidap AIDS disebabkan hubungan kelamin. Negara paling parah diserang AIDS adalah Negara amerika serikat. Hal tersebut dapat dipahami karena kaum gay disana mempunyai undang-undang perlindungan sejak tahun 1960

2. Alat-alat medis

Alat-alat medis yang sering digunakan dan diduga rawan virus AIDS jika tidak seteril adalah, jarum suntik, baik untuk pengobatan, imunisasi, satto, akupungktur atau yang digunakan para pecandu obat bius yang sedang diawasi di Negara maju. Alat-alat operasi seperti gunting, dan pisau bedah. Di hawatirkan juga penyebaran AIDS ini bisa lewat gunting untuk khitan jika tidak seteril.

3. Ibu hamil

AIDS masuk kedalam tubuh bayi ketika dalam kandungan ibunya terjangkit AIDS baik lewat transfusi ataupun lewat perbuatan amoral si ibu atau si ayah yang mengandung AIDS menggerogoti kehidupannya, jumlah bayi pengidap AIDS terus meningkat dengan semakin meningkatnya ibu dan ayah yang mengidap virus AIDS atau HIV.

6 Permasalahan Seks Pada Anak Kuliahan

Masa masa anak kuliah adalah masa masa di mana keinginan untuk berhubungan seks sangat tinggi namun karena adanya norma norma yang berlaku di masyarakat kalau berhubungan seks di luar nikah itu di larang inilah yang menjadi masalah banyak anak kulaiahn selain ini masih ada masalah seks lain anak kulihan kamu mau tahu apa aja itu?

Seperti dikutip dari buku Questions Kids Ask About Sex, karangan J. Thomas Fitch dan Melissa R. Cox, yang diterbitkan ANDI, ada beberapa masalah atau pertanyaan seks yang menghinggapi anak kuliahan, yaitu:

1. Apa yang salah dengan seks bebas?

Seks bebas bisa menghancurkan kesempatan seseorang untuk menikmati kehidupan seks yang luar biasa di masa mendatang. Masalah yang bisa timbul adalah terkena infeksi menular seksual (IMS) yang biasanya tidak menimbulkan gejala, kemungkinan hamil di luar nikah dan ketidakmampuan untuk mengembangkan hubungan intim di masa depan. Padahal seks dirancang untuk menjadi ikatan khusus dalam hubungan pernikahan secara permanen.

2. Jika terkena IMS, apakah akan mempengaruhi hubungan seks dalam penikahan atau kesempatan untuk punya anak?

IMS bisa disebabkan oleh bakteri dan parasit (klamidia, sifilis, vaginosis bakterial) yang bisa diobati atau akibat virus (HIV, herpes simpleks virus dan HPV) yang tidak bisa diobati sepenuhnya. Laki-laki bisa mengalami kemandulan sementara karena infeksi klamidia atau gonorrhea (kencing nanah), namun bisa disembuhkan dengan pengobatan.

Sedangkan IMS akibat virus bisa menetap di dalam tubuh meski gejalanya sudah hilang dan ditularkan melalui hubungan seksual. Selain itu seorang laki-laki bisa dibenci oleh istrinya karena telah menularkan infeksi yang sangat menyakitkan. Jika seseorang memiliki riwayat pernah mengidap IMS, ada kemungkinan menyebabkan permasalah di dalam rumah tangganya.

3. Apakah bahaya berhubungan seks jika sudah bertunangan?

Meskipun alat kontrasepsi yang digunakan mengklaim aman, selalu saja ada kemungkinan untuk hamil yang bisa membatalkan pertunangan atau justru membuatnya menikah dalam keadaan hamil. Kondisi ini bisa memicu terjadinya aborsi yang dapat mempengaruhi sistem reproduksinya kelak.

4. Kapan sebaiknya waktu untuk menikah?

Waktu yang tepat untuk setiap orang berbeda-beda, tergantung dari kesiapan masing-masing orang dalam hal finansial dan emosional. Untuk itu tidak ada angka pasti yang menunjukkan waktu terbaik bagi seseorang untuk menikah.

5. Apa salahnya tinggal bersama (kumpul kebo)?

Tinggal bersama biasanya dilakukan untuk melihat kecocokkan dalam pernikahan atau bagi orang yang takut untuk berkomitmen dengan penikahan. Namun nyatanya kondisi ini tidak menunjukkan keuntungan apapun. Selain itu kumpul kebo sangat memungkinkan orang untuk bergonta ganti pasangan yang membuatnya berisiko terkena infeksi penyakit menular.

Selain itu orang yang kumpul kebo lebih rentan terhadap kekerasan, memiliki hubungan yang tidak sehat, serta mengalami tingkat depresi yang lima kali lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang menikah.

6. Bisakah seseorang tidak menikah dan tetap hidup bahagia?

Jawabannya adalah bisa saja, karena ada beberapa alasan yang membuat seseorang tidak menikah seperti karena kepercayaan, sangat mencintai pekerjaannya atau memang memilih untuk tidak menikah. Kondisi ini biasanya karena ia memiliki keluarga dan teman, memiliki tujuan hidup serta tahu bahwa dirinya dicintai.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *