Hidup Dalam Kerajaan

“Datanglah Kerajaan-Mu”
Pendahuluan
Kita sudah sering mendengar tentang hal kerajaan Allah dan kerajaan Surga di dalam beberapa bulan terakhir, dan kita harus mengerti apa arti sebenarnya dari Kerajaan ini agar kita dapat sungguh-sungguh berdoa agar Kerajaan ini datang di dalam kehidupan kita.

Diskusi
Yesus mengajarkan Kerajaan Allah adalah
1.   Ada di antara kita (Lukas 17:20-21)
Ketika kita mengerti dasar dari Kebenaran, kita akan menguji semua yang kita dengar, apakah sesuai dengan Firman-Nya. Kita tidak dapat diombang-ambing ketika orang-orang berkata “Lihat kesini atau Pergi kesana” (Lukas 17:23). Ini adalah sebuah peringatan bahwa jika kita tidak membangun kehidupan yang intim dengan Tuhan, kita akan mulai mencari-cari kebenaran dengan memilih-milih hamba Tuhan siapa yang berkothbah, tanpa sesungguhnya belajar dari Yesus mengenai “Jangan pergi atau mengikuti mereka” (ayat 23). Ketika kita memiliki keintiman dengan Tuhan, kita akan memilih untuk mengikuti tuntunan Roh Kudus.
2.   Belajar melalui pengertian (Markus 12:34)
Di dalam Markus 12:33, diceritakan tentang seorang ahli Taurat yang mengerti arti dan unsur sesungguhnya dari Amanat Agung adalah mengasihi Tuhan dan sesama itu lebih dari pada “seluruh korban bakaran dan korbah sembelihan” (ayat 23). Yesus mengatakan kepada orang tersebut bahwa Dia itu “tidak jauh” dari kerajaan Allah. Yesus mengindikasikan bahwa ada sebuah perjalanan dan itu hanya dapat ditempuh melalui hikmat yang bijaksana. Di dalam Pengkothbah ayat 2 mengajarkan bahwa kita harus mencari hikmat yang sesungguhnya agar kita dapat mengerti arti takut akan Tuhan (ayat 5). Dan kapan kita mendapatkan hikmat ini? Dari Tuhan sendiri (ayat 6). Kembali kepada hal keintiman dengan Tuhan karena hikmat tersebut adalah perkataan-Nya sendiri kita akan mendapatkan hikmat,
3.   Didapatkan melalui
1.       Menerima seperti seorang anak kecil (Markus 10:15)
2.       Kelahiran baru (Yoh 3:5)
3.       Melakukan kehendak Allah (Matius 7:21)
4.   Sebuah Kerajaan yang akan diwariskan oleh orang-orang benar (1 Korintus 6:9)
Melalui Eastern Gate Prayer Convocation 2010 yang baru saja berakhir, ada sebuah pesan yang terus berulang-ulang dibagikan mengenai “Kekudusan Allah”. Kita sudah ditebus oleh darah Kristus dan Dia hanya menginginkan satu hal dari kita… yaitu agar kita kudus seperti Dia itu kudus. Dia berjanji agar kita adalah keturunan dari kerajaan-Nya dan hak itu adalah milik kita hanya jika kita berjalan didalam kekudusan.
5.   Bukan satu-satunya Kerajaan yang ada (Lukas 11:18)
Kita harus sungguh-sungguh menyadari bahwa ada sebuah kerajaan lain yang berdiri disamping kerajaan Allah. Sejarah mengatakan bahwa peperangan selalu terjadi antara  dua kerajaan atau negeri yang berperang untuk merebut daerah kekuasaan yang semakin besar. Ada peperangan yang selalu terjadi antara orang-orang yang berasal dari kerajaan Allah dan kerajaan gelap. Kita harus berperang bukan hanya untuk mempertahankan apa yang Tuhan sudah berikan kepada kita, tapi agar kita memperluas kerajaan-Nya, melepaskan tawanan, dan memberitakan kabar baik bagi yang terluka dan membutuhkan pertolongan.
Kesimpulan
Kerajaan Allah itu sebenarnya ada di antara kita dan kita harus selalu berjaga-jaga setiap saat untuk mencegah iblis menguasai kehidupan kita dan mencuri hidup berkelimpahan yang Tuhan telah janjikan untuk kita. Kita harus membangun keintiman dengan Tuhan lebih lagi dalam kehidupan kita sehari-hari, selalu berdoa agar Tuhan memberikan kita hikmat dan hidup kudus seperti Dia itu kudus. Maka hal-hal yang lainnya akan ditambahkan kepadanya.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *