Ekspresi Allah (c)

CARA MENGEKSPRESIKAN ALLAH (I.D.E.)
M1 : MENERIMA FIRMAN
Bacalah Yohanes 14:20-21 dengan hati yang haus sambil berdoa agar Tuhan memberikan pengertian dalam renungan hari ini.
M2 : MERENUNGKAN FIRMAN
Bacalah Yohanes 14:20-21 dengan teliti dan jawablah pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:
1.Kristus berjanji bahwa Ia akan mengutus Roh kebenaran untuk menyertai kita (ayat 15-19) Hal apakah yang akan terjadi pada saat Roh Kudus datang kepada kita? (ayat 20)
2.Hal apakah yang diminta untuk kita praktekkan secara aktif? Dan apakah buah atau hasilnya apabila kita mempraktekkan hal tersebut secara aktif? (ayat 21)
Pada saat Roh kebenaran atau Roh Kudus datang, maka pada saat itu kita akan tahu 2 hal:
1.Bahwa Kristus berdiam di dalam Bapa
2.Kita berdiam di dalam Kristus dan Kristus berdiam di dalam kita.

Jadi Roh Kudus mempunyai fungsi untuk membuat kita sadar bahwa Allah Tritunggal telah tinggal di dalam dan di antara kita. Namun, walaupun Allah telah tinggal di dalam dan di antara kita, tetapi belum tentu kita mengalami pernyataan-pernyataan kehadiran Allah. Nah, agar kita dapat mengalami dimana Kristus menyatakan (mengekspresikan) diri, kita perlu secara aktif mempraktekkan perintah Kristus. Apakah perintah Kristus itu? Perintah Kristus adalah saling mengasihi (Yohanes 13:34-35).
Apabila kita mempraktekkan perbuatan-perbuatan kasih seperti: memberi harta (1 Yohanes 3:17-18), memberi hidup (hak) (1 Yohanes 3;16), memberi pengampunan (Markus 11:25-26), memberi pelayanan untuk membangun (Efesus 4:29; 1 Petrus 4:10), dan sebagainya, maka Kristus berjanji akan mengekspresikan diriNya melalui kita. Marilah kita secara aktif mulai mempraktekkan perbuatan-perbuatan kasih di keluarga, jemaat dasar, dan kehidupan sehari-hari. Praktekkanlah terus-menerus dan berulang-ulang, maka kita pasti akan bertumbuh semakin dewasa dalam Kristus.
Senin, 23 Mei 2011
PRAKTEK EKSPRESI YANG AKTIF
M1 : MENERIMA FIRMAN
Bacalah sekali lagi Yohanes 14:20-21 dengan hati yang haus sambil berdoa agar Tuhan memberikan pengertian dalam renungan hari ini.
M2 : MERENUNGKAN FIRMAN
Bacalah sekali lagi Yohanes 14:20-21, renungkanlah ayat-ayat tersebut dengan menggunakan prinsip PTP (Pertanyaan, Terang, Pedang). (Lihat buku Build MY Home Bab 8).
1.Pertanyaan – pertanyaan:
Bacalah dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan: Apa? Siapa? Mengapa? Bagaimana? Dimana? Kapan?
2.Terang – pencerahan:
Catatlah pencerahan-pencerahan yang Anda peroleh dari renungan ini:
3.Pedang – penerapan:
Catatlah hal-hal praktis yang perlu Anda lakukan setelah Anda mendapatkan pencerahan-pencerahan di atas
Selasa, 24 Mei 2011
BEREKSPRESI VS MENJADI SESUATU
M1 : MENERIMA FIRMAN
Bacalah Efesus 3:8; Kolose 1:26-27 dengan hati yang haus sambil berdoa agar Tuhan memberikan pengertian dalam renungan hari ini.
M2 : MERENUNGKAN FIRMAN
Bacalah Efesus 3:8; Kolose 1:26-27 dengan teliti dan jawablah pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:
1.Hal apakah tentang Kristus yang Paulus ingin beritakan kepada orang-orang bukan Yahudi? (Efesus 3:8)
2.Apakah isi rahasia yang tersembunyi dari abad ke abad itu? (Kolose 1:26-27)
Hidup sejati adalah hidup yang mengekspresikan Kristus yang begitu kaya dan mulia di dalam kita. Apabila kita mengerti rahasia kehidupan ini, maka hidup kita akan merasa sangat puas, berharga, dan berbahagia. Mengapa? Karena kita tahu bahwa di dalam diri kita terdapat kekayaan Kristus yang tidak terduga itu. Kita juga menyadari bahwa hidup kita sangat mulia karena Kristus yang berada di tengah-tengah kita, itulah pengharapan akan kemuliaan kita.
Bila kita telah menemukan kemuliaan, maka kita merasa berharga dan tidak mudah tertolak. Kita mempunyai gambar diri yang sehat. Namun, apabila kita tidak menyadari bahwa Kristus yang di dalam kita itu adalah kemuliaan kita, maka kita pasti akan mencoba mencari sesuatu kemuliaan yang lain sebagai dasar keberhargaan kita. Kita merasa kalau sudah mempunyai kemuliaan tertentu, maka kita tidak lagi tertolak. Akibatnya, kitapun mencoba menjadi sesuatu atau seseorang sebagai identitas kita: penampilan, prestige, prestasi, menjadi seperti idola kita, gelar, posisi, kekayaan, harta, posisi, apa kata orang, dan sebagainya.
Semakin kita menjadi sesuatu atau seseorang, semakin kita memiliki rasa aman yang palsu. Kita tahu bahwa dasar identitas kita tidaklah bersifat kekal, karena itu identitas kita naik turun seiring dengan perubahan dasarnya. Seharusnya kita tidak mencoba menjadi sesuatu atau seseorang, tetapi mengekspresikan seseorang.
Rabu, 25 Mei 2011
PEMULIHAN GAMBAR DIRI
M1 : MENERIMA FIRMAN
Bacalah sekali lagi Efesus 3:8; Kolose 1:26-27 dengan hati yang haus sambil berdoa agar Tuhan memberikan pengertian dalam renungan hari ini.
M2 : MERENUNGKAN FIRMAN
Bacalah sekali lagi Efesus 3:8; Kolose 1:26-27, renungkanlah ayat-ayat tersebut dengan menggunakan prinsip PTP (Pertanyaan, Terang, Pedang). (Lihat buku Build MY Home Bab 8).
1.Pertanyaan – pertanyaan:
Bacalah dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan: Apa? Siapa? Mengapa? Bagaimana? Dimana? Kapan?
2.Terang – pencerahan:
Catatlah pencerahan-pencerahan yang Anda peroleh dari renungan ini:
3.Pedang – penerapan:
Catatlah hal-hal praktis yang perlu Anda lakukan setelah Anda mendapatkan pencerahan-pencerahan di atas
Kamis, 26 Mei 2011
MAMPU MEMBANGUN RUMAH TUHAN
M1 : MENERIMA FIRMAN
Bacalah Efesus 4:10-12 dengan hati yang haus sambil berdoa agar Tuhan memberikan pengertian dalam renungan hari ini.
M2 : MERENUNGKAN FIRMAN
Bacalah Efesus 4:10-12 dengan teliti dan jawablah pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:
1.Untuk apakah Kristus naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit? (ayat 10)
2.Untuk memenuhi segala sesuatu, apakah yang Kristus berikan kepada jemaat? (ayat 11)
3.Apakah fungsi dari orang-orang yang diberikan oleh Kristus itu? (ayat 12)
Supaya gereja dapat mencapai kepenuhanNya, maka Kristus naik dan duduk di sebelah kanan Allah Bapa. Setelah Ia naik, maka Kristus memberikan 5 jenis karunia (kemampuan) kepada gerejaNya, yaitu: rasul-rasul, nabi-nabi, pemberita-pemberita injil, gembala-gambala, pengajar-pengajar. Adapun fungsi kelima jawatan itu adalah untuk memperlengkapi atau melatih setiap orang kudus agar mampu membangun tubuh Kristus.
Ternyata Tubuh Kristus itu walaupun sudah terbentuk tetapi belum terbangun dengan sempurna. Tubuh Kristus perlu dibangun agar mencapai kepenuhannya. Artinya Tubuh Kristus yang dimulai dari jemaat-jemaat dasar harus dibangun oleh setiap orang kudus agar semakin mencapai kepenuhan Kristus. Tubuh Kristus yang mencapai kepenuhannya adalah Tubuh Kristus yang setiap anggotanya siap berfungsi untuk mengekspresikan Kristus Kepalanya. Orang-orang kudus hanya mampu membangun Tubuh Kristus kalau mereka terus-menerus dilatih oleh kelima jawatan, yaitu rasul-rasul, nabi-nabi, pemberita-pemberita injil, gembala-gambala, pengajar-pengajar. Kita akan melihat lebih mendetail, apa fungsi kelima jawatan dalam hal memperlengkapi orang-orang kudus.
Jumat, 27 Mei 2011
DOKTER-DOKTER SPESIALIS TUBUH
M1 : MENERIMA FIRMAN
Bacalah Efesus 4:11-16 dengan hati yang haus sambil berdoa agar Tuhan memberikan pengertian dalam renungan hari ini.
M2 : MERENUNGKAN FIRMAN
Bacalah Efesus 4:11-16 dengan teliti dan jawablah pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:
Apabila setiap orang kudus mampu membangun Tubuh Kristus, maka sebagai hasilnya Tubuh Kristus akan mencapai hal-hal sebagai berikut:
1.Ayat 13a : ______________________
2.Ayat 13b : ______________________
3.Ayat 13c : ______________________
4.Ayat 13d : ______________________
5.Ayat 14 : _______________________
6.Ayat 15 : _______________________
7.Ayat 16 : _______________________
Jadi ayat 13-16, adalah buah atau hasil dari usaha setiap orang kudus yang melakukan pembangunan Tubuh Kristus. Jemaat dasar atau komunitas yang tidak dibangun oleh setiap orang kudus tidak dapat menjadi Tubuh Kristus yang mencapai kepenuhannya, melainkan hanya akan menjadi sebuah kelompok kecil. Kelompok ini akan menjadi jemaat dasar buatan manusia. Lama-kelamaan ia akan mati. Oleh sebab itulah setiap anggota jemaat dasar harus diperlengkapi oleh 5 jawatan.
Apakah artinya proses diperlengkapi itu? Kata memperlengkapi di dalam bahasa Yunani adalah “katartismos”, yang artinya “Tindakan seorang dokter ahli bedah untuk memulihkan anggota-anggota tubuh.” Jadi Kristus sebagai Dokter Agung Ahli Tubuh, ketika naik ke sorga, mendelegasikan keahliannya kepada 5 dokter spesialis ahli tubuh.
1.Rasul-rasul (whole) adalah seperti dokter anatomi yang memberikan gambar dan cara kerja tubuh Kristus kepada jemaat dasar, sehingga setiap anggotanya mengerti visi Maksud Abadi Allah.
2.Nabi-nabi (up) adalah seperti dokter syaraf yang khusus menolong agar setiap anggota tubuh dapat berkoneksi dengan Kristus Sang Kepala dan mengekspresikan Kristus (bernubuat).
3.Gembala-gembala (in) adalah seperti dokter ahli sendi untuk menyembuhkan penyakit sendi (hubungan). Gembala melatih setiap anggota tubuh Kristus untuk saling mengasihi, saling membagi hidup, waktu, dan harta.
4.Pemberita-pemberita injil (out) adalah seperti dokter ahli transplantasi yang melatih setiap orang kudus dapat menginjil sebagai tubuh, sehingga anggota tubuhnya bertambah.
5.Pengajar-pengajar (fore) adalah seperti dokter ahli gizi yang diperlukan untuk memberikan makanan rohani yang sehat. Pengajar melatih setiap orang kudus untuk saling mengajar dan mengajar (memuridkan) jiwa baru.
Sabtu, 28 Mei 2011
ARTI KERAJAAN ALLAH
M1 : MENERIMA FIRMAN
Bacalah Lukas 17:20-21 dengan hati yang haus sambil berdoa agar Tuhan memberikan pengertian dalam renungan hari ini.
M2 : MERENUNGKAN FIRMAN
Bacalah Lukas 17:20-21 dengan teliti dan jawablah pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:
1.Hal apakah yang orang-orang Farisi tanyakan kepada Yesus? (ayat 20a)
2.Apakah jawaban Yesus tentang pertanyaan tersebut? (ayat 20b-21)
Apakah Kerajaan Allah itu? Kristus menjawab pertanyaan orang-orang Farisi yang sedang berada di sekitar Kristus, bahwa Kerajaan Allah itu ada di antara mereka. Artinya, Kerajaan Allah saat itu juga sudah ada di antara mereka. Mengapa? Sebab Kristus Sang Raja itu sudah hadir dan berada di antara mereka saat itu.
Jadi definisi Kerajaan Allah itu adalah: “Kehadiran dan pemerintahan Kristus (Raja) di bumi.”
Jika Raja hadir, maka Dia memerintah. Jika Raja memerintah, maka kerajaan lain harus tersingkir. Kerajaan ego, kerajaan kegelapan, bahkan suatu saat pemerintahan duniapun akan beralih dipegang oleh Kristus (Wahyu 11:15). Pada waktu kerajaan ego dan kegelapan menyingkir, maka terjadilah kesembuhan, mujizat, pelepasan, dan transformasi hidup, bahkan transformasi masyarakat.
Pada saat Kristus datang ke dalam dunia 2000 tahun yang lalu, maka Kristus Raja itu mendemonstrasikan kehadiran KerajaanNya di muka bumi ini. Kemanapun Kristus Sang Raja itu hadir dan memerintah, maka terjadilah transformasi. Pada waktu Kristus Raja itu hadir, Ia memberi 2 hal: pekerjaan-pekerjaan dan pengajaran. Kristus hadir dengan mendemonstrasikan pekerjaan-pekerjaan Bapa dan mengajar tentang Kerajaan Allah (Lukas 4:18-19, 43).
Minggu, 29 Mei 2011
KEHADIRAN KERAJAAN ALLAH YANG LEBIH LUAS
M1 : MENERIMA FIRMAN
Bacalah Kisah Para Rasul 1:1-5 dengan hati yang haus sambil berdoa agar Tuhan memberikan pengertian dalam renungan hari ini.
M2 : MERENUNGKAN FIRMAN
Bacalah Kisah Para Rasul 1:1-5 dengan teliti dan jawablah pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:
1.Apakah sebenarnya tema kitab Kisah Para Rasul? (ayat 1-2a)
2.Hal apakah yang Kristus lakukan dan ajarkan berulang-ulang selama 40 hari? (ayat 3)
3.Untuk hadirnya Kerajaan Allah, hal apakah yang mereka harus nantikan dari Bapa? (ayat 4-5)
Kita melanjutkan permbahasan tentang Kerajaan Allah dari renungan kemarin. Kerajaan Allah adalah kehadiran dan pemerintahan Kristus (Raja) di bumi. Dulu Kristus raja hanya hadir dan memerintah secara pribadi. Tetapi setelah Ia naik ke sorga, Roh Kudus dicurahkan, dan setelah itu Kristus Raja tidak lagi sendirian, tetapi Ia telah memiliki sebuah tubuh.
Sejak itulah Kristus Raja telah menjadi Kristus korporat. Sejak itu pula Kristus Raja tidak lagi hadir dan memerintah tanpa melibatkan tubuhNya. Jadi sejak itu Kristus Raja menghadirkan KerajaanNya adalah melalui tubuhNya, yaitu gerejaNya.
Itulah sebabnya bila kita melihat Kisah Para Rasul 1:1, dalam bahasa Inggris kita dapat mengerti bahwa tema kitab Kisah Para rasul
“Hai Teofilus, dalam bukuku yang pertama aku menulis tentang segala sesuatu yang dikerjakan dan diajarkan Yesus,” ~Kisah Para Rasul 1:1~
“The former account I made, O Theophilus, of all that Jesus began both to do and teach, until the day in which He was taken up” ~Acts 1:1-2a – NKJV~
Ada sebuah kata yang tidak lengkap dalam terjemahan bahasa Indonesia, yaitu kata began (mulai). Jadi Lukas penulis Kisah Para Rasul dan injil Lukas menjelaskan bahwa injil Lukas adalah kisah tentang “apa yang mulai dikerjakan dan diajarkan Yesus sampai pada hari Ia terangkat.” Berarti Kisah Para Rasul adalah “apa yang selanjutnya dikerjakan dan diajarkan oleh Yesus korporat.”
Injil Lukas adalah kehadiran dan pemerintahan Kristus Raja secara pribadi, tetapi Kisah Para Rasul adalah kehadiran dan pemerintahan Kristus Raja secara korporat. Berarti kehadiran Kerajaan Allah yang terakhir lebih luas dan lebih besar dari yang pertama.
Senin, 30 Mei 2011
RUMAH KERAJAAN
M1 : MENERIMA FIRMAN
Bacalah Kisah Para Rasul 1:6-8 dengan hati yang haus sambil berdoa agar Tuhan memberikan pengertian dalam renungan hari ini.
M2 : MERENUNGKAN FIRMAN
Bacalah Kisah Para Rasul 1:6-8 dengan teliti dan jawablah pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:
1.Hal apakah yang murid-murid tanyakan kepada Kristus? (ayat 6)
2.Apakah jawaban Kristus atas pertanyaan mereka? (ayat 7)
3.Hal apakah yang lebih penting dan harus terjadi dari sejak itu? (ayat 8)
Murid-murid bertanya soal pemulihan Kerajaan Israel. Mereka masih berpikir tentang pemulihan Kerajaan Mesianik dimana Kristus menjadi raja di istananya di Israel secara jasmani. Memang suatu saat Israel akan bertobat dan nubuat-nubuat tentang Kerajaan Israel akan digenapi. Tetapi itu bukan seperti yang dibayangkan oleh murid-muridNya. Maka pada saat itu juga Kristus mengarahkan mereka untuk menantikan pencurahan Roh Kudus. Sebab, hanya melalui pencurahan Roh Kuduslah Tubuh Kristus terbentuk. Melalui pencurahan Roh Kudus, maka Kristus raja korporat itu dapat mendemonstrasikan dan mengajar tentang Kerajaan Allah dimana-mana, mulai dari Yerusalem, Yudea, Samaria, dan sampai ke ujung bumi. Melalui pencurahan Roh Kudus maka sekarang Kristus korporat, Sang Raja itu dapat berjalan-jalan dan berada di kota Yerusalem, lalu bergerak ke Yudea, Samaria, dan akhirnya di kota kita dan sampai ke ujung bumi.
Jadi apabila kita ingin melihat Kerajaan Allah hadir dimana-mana, maka kita perlu membangun tubuh Kristus atau rumah Raja dimana-mana. Marilah kita membangun rumah Kerajaan di dunia pendidikan, bisnis, pekerjaan, olah raga, seni, pemerintahan, dan dimana-mana. Haleluya!

Selasa, 31 Mei 2011
KOTA KEDIAMAN ALLAH
M1 : MENERIMA FIRMAN
Bacalah Wahyu 21:1-3, 22; 22:1-2 dengan hati yang haus sambil berdoa agar Tuhan memberikan pengertian dalam renungan hari ini.
M2 : MERENUNGKAN FIRMAN
Bacalah Wahyu 21:1-3, 22; 22:1-2 dengan teliti dan jawablah pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:
1.Hal apakah yang dilihat oleh Yohanes, penulis kitab Wahyu? (Wahyu 21:1-2) Selanjutnya, hal apakah yang ingin ditunjukan oleh Tuhan kepada Yohanes? (Wahyu 21:3)
2.Hal apakah yang tidak dilihat oleh Yohanes di kota tersebut? Mengapa? (Wahyu 21:22)
3.Hal-hal apakah yang terdapat di kota kediaman Allah? (Wahyu 22:1-2)
Setelah langit dan bumi yang lama berlalu dan Allah menggantikannya dengan langit dan bumi yang baru, maka kota Yerusalem baru turun dari sorga. Inilah pengantin Allah, tubuh Kristus, keluarga Allah, atau kota kediaman Allah. Inilah perwujudan dari Maksud Abadi Allah yang dirindukan oleh Allah jauh sebelum dunia dijadikan. Kerinduan Allah untuk berdiam di antara umatNya pun dapat diwujudkan sepenuhnya. Tempat kediaman Allah dari unit yang terkecil, yaitu jemaat dasar, kemudian jemaat lokal, dan sekarang telah menjadi sebuah kota kediaman.
Kota kediaman Allah bukanlah terdiri dari bangunan yang disusun dari batu-batu alamiah. Yohanes tidak melihat adanya Bait Allah secara fisik, sebab bait Allahnya adalah hubungan antara ketiga pribadi Allah Tritunggal (Wahyu 21:22), dan kita bergabung di dalamnya. Dimanakah kita? Kita adalah tubuh Kristus, pengantin Kristus, keluarga Allah, atau batu-batu rohani yang dibangun menjadi tempat kediaman Allah. Umat Tuhan digambarkan sebagai bahan-bahan bangunan yang terdiri dari emas, mutiara, dan permata-permata indah.
Di tengah-tengah kota kediaman Allah terdapat pohon-pohon kehidupan dan sungai air kehidupan. Di rumah Allah ada makanan dan minuman rohani yang memberikan kehidupan kekal.

Baca juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *